Menjawab Sebuah Wawancara Pekerjaan Remote Tentang Bagaimana Menghadapi Seorang Customer Yang Marah karena Visa di Tolak
Ini saya bagikan bocoran hasil wawancara saya pada saat interview untuk bekerja di perusahaan pemroses visa di Perusahaan Luar Negeri sebagai Customer Service,
Interviewer: saya mempunyai pertanyaan Sebagai berikut ", bagaimana menjawab dengan benar jika ada pelanggan yang marah karena permohonan visanya ditolak?
Jawaban yang saya berikan saat itu setelah bertanya pada sang expert sebagai berikut:
Saya: Baiklah saya akan menjabarkan tindakan yang saya akan lakukan adalah:
1. Berempati: Saya mulai dengan mengungkapkan empati dan pemahaman terhadap situasi pelanggan. Misalnya, saya dapat mengatakan, "Saya memahami bahwa penolakan visa bisa sangat mengecewakan dan membuat frustrasi.
2.Dengarkan dengan Aktif: Sebutkan bahwa Anda akan mendengarkan dengan seksama keluhan pelanggan. Katakan, "Saya akan mendengarkan dengan cermat alasan mereka merasa marah dan frustrasi.
3.Tetap Tenang dan Profesional: Jelaskan bahwa penting untuk tetap tenang dan profesional sepanjang waktu. "Saya akan menjaga ketenangan dan sikap yang santun, bahkan jika dihadapkan dengan kemarahan.
4. Minta Maaf dan Klarifikasi: Tawarkan permintaan maaf yang tulus atas nama perusahaan, lalu klarifikasi alasan penolakan jika Anda memiliki informasi tersebut. "Saya akan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan, lalu menjelaskan alasan-alasan khusus penolakan visa, memberikan informasi yang tersedia.
5. Tawarkan Solusi: Usulkan kemungkinan solusi atau alternatif untuk membantu pelanggan. "Saya akan menyarankan opsi visa alternatif atau membimbing mereka tentang cara mengatasi masalah yang menyebabkan penolakan.
6.Tindak Lanjuti: Berjanji untuk melakukan tindak lanjut dan memberikan bantuan yang diperlukan. "Saya akan memastikan kepada pelanggan bahwa saya berkomitmen untuk membantu mereka melalui proses ini dan akan melakukan tindak lanjut untuk memastikan keluhan mereka diatasi.
7.Dokumentasikan dan Laporkan: Tekankan pentingnya mendokumentasikan interaksi tersebut dan melaporkannya secara internal. "Saya akan memastikan untuk mendokumentasikan umpan balik pelanggan dan melaporkannya kepada tim kami untuk meningkatkan proses kami jika diperlukan."
Ingatlah, kunci utamanya adalah menunjukkan bahwa Anda dapat menghadapi situasi sulit dengan profesionalisme, empati, dan komitmen untuk menyelesaikan masalah sebaik mungkin.
Komentar
Posting Komentar